ARAHAN KEBIJAKAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN SIAK

Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kabupaten Siak berkedudukan sejajar dengan dokumen perencanaan strategis Kabupaten Siak yang telah dirumuskan seperti Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Siak 2011-2031 dan dokumen perencanaan strategis lainnya. Secara mendasar RUPM berfungsi mensinergikan dan mengoperasionalkan seluruh perencanaan keseluruhan SKPD dalam bentuk penanaman modal.

gambar12

Gambar 12. Kedudukan RUPM dalam Perencanaan Pembangunan Kabupaten Siak

 

Mengacu kepada visi dan misi yang telah ditetapkan dan dijelaskan tujuan serta sasarannya perlu dipertegas tentang upaya atau cara untuk mencapai tujuan dan sasaran misi tersebut melalui strategi dan arah kebijakaan pembangunan yang akan diambil dalam rngk pencapaian visi dan misi dalam kurun wktu 5 tahun dapat diuraikan di bawah ini :

MISI I : Meningkatkan kualitas SDM, beriman dan bertaqwa serta berbudi pekerti yang luhur melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan keagamaan.

  • Menyediakan sarana dan prasarana, Mengembangkan mutu pendidikan, tata kelola dan Menyediakan sarana dan prasarana,
  • Mengembangkan mutu pendidikan, tata kelola dan akuntabilitas pelakasanaan Pendidikan dasarkuntabilitas pelakasanaan PAUD.
  • Menyediakan sarana dan prasarana, Mengembangkan mutu pendidikan, tata kelola dan akuntabilitas pelakasanaan Pendidikan menengah.
  • Menyediakan sarana dan prasarana Mengembangkan mutu pendidikan melalui pengembangan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan PLB. Mendorong partisipasi masyarakat melakukan kontrol dan evaluasi atas kinerja PLB dan Melakukan sosialisasi tentang pentingnya PLB.
  • Melakukan sosialisasi dan promosi, Mengembangkan mutu pendidikan melalui pengembangan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan, pengembangan kurikulum, pembangunan dan pengembangan satuan-satuan PNF serta pengembaangan sertifikasi.
  • Meningkatkan akses masyarakat,khususnya masyarakat yang tidak mampu tetapi berpresasi, memasuki perguruan tinggi melalui pemberian dukungan pembiayaan dan memfasilitasi pengembangan kapasitas kelembagaan, tenaga pendidikan dan kependidikan serta pengembangan kemitraan dalam kepengelolaan Perguruan Tinggi.
  • Mengembangkan mutu dan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan serta mendistribusikannya secara merata ke satuan-satuan pendidikan berdasarkan asas keadilan dan kebutuhan.
  • Melakukan reformasi kelembagaan, fungsi dan budaya birokrasi Dinas Pendidikan melalui penerapan prinsip-prinsip good public governance.
  • Meningkatkan perencanaan pengadaan dan pendayagunaan SDM kesehatan sesuai kebutuhan serta terciptanya SDM yang berkualitas dan beretika (memiliki professional behavior yang baik)
  • Mengembangkan sistem surveilans, sistem informasi manajemen dan administrasi kesehatan serta pendokumentasian/ pengarsipan data kesehatan
  • Meningkatkan pemerataan tenaga kesehatan
  • Merumuskan dan mengembangkan kebijakan kesehatan Kabupaten Siak berbasis bukti
  • Meningkatkan promosi dan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan upaya kesehatan, pemenuhan kebutuhan dan kesinambungan pelayanan kesehatan
  • Meningkatkan mutu dan ketersediaan obat generik dan obat esensial secara rasional
  • Menyediakan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kapasitas dan aksesabilitas kesehatan
  • Meningkatkan pelayanan kesehatan komprehensif terhadap penyakit menular (berbasis lingkungan dan perilaku) dan penyakit
  • Meningkatkan penyehatan dan pengawasan lingkungan
  • Meningkatkan Cakupan pelayanan kesehatan masyarakat miskin di luar kepesertaan Jamkesmas
  • Merumuskan kebijakan pembiayaan kesehatan dan jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat /sosial.
  • Membuka seluas-luasnya informasi yang dapat diakses oleh ibu, calon ibu terhadap kesehatan reproduksi, keluarga berencana, dan keluarga sejahtera
  • Meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Lansia
  • Meningkatkan kualitas penanganan masalah gizi masyarakat
  • Meningkatkan upaya perlindungan terhadap tindak kekerasan perempan dan anak
  • Meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan
  • Meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan yang berbasis kemandirian berusaha
  • Meningkatkan upaya perlindungan terhadap anak melalui pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan perdagangan perempuan dan anak
  • Menyediakan prasarana dan sarana untuk meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana.
  • Meningkatkan mutu dan akses pelayanan serta informasi kesehatan reproduksi dan keluarga berencana oleh lembaga pemerintah.
  • Meningkatkan kualitas dan pemahaman SDM sektor terkait terhadap pelayanan KB dan kesehatan reproduksi.
  • Mengembangkan sistem informasi, manajemen dan administrasi kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.
  • Membuka seluas-luasnya informasi yang dapat diakses oleh ibu, calon ibu terhadap kesehatan reproduksi, keluarga berencana dan keluarga sejahtera.
  • Meningkatkan kelompok bina keluarga.
  • Membangun jejaring kerjasama pengembangan, pengelolaan dan pengembangan kekayaan dan nilai budaya
  • Mengembangkan manajemen dan tata kelola keragaman, kekayaan dan pelestraian cagar dan benda budaya
  • Mengembangkan kualitas dan kuantitas layanan, SDM kepustakaan
  • Mengembangkan sarana dan prasarana perpustakaan di tingkat daerah, kecamatan dan desa.
  • Meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat.
  • Memfasilitasi pengembangan kegiatan ekstrakurikuler olah raga di setiap tingkatan pendidikan formal (SD sd SMU).
  • Peningkatan peran pemuda dalam pembangunan.
  • Mengikutsertakan masyarakat dalam pengembangan dan pembangunan keolahragaan daerah
  • Memfasilitasi pengembangan kegiatan ekstrakurikuler olah raga di setiap tingkatan pendidikan formal (SD sd SMU).
  • Membangun, merehabilitasi dan mengembangkan sarana dan prasarana olah raga tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.
  • Memasyarakatan nilai-nilai keagamaan dan mengembangkan pelayanan bidang keagamaan kepada masyarakat

 

MISI II : Mengembangkan perekonomian daerah dan masyarakat melalui pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, ketahanan pangan, perikanan dan peternakan serta sektor-sektor produktif lainnya dan dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang terbarukan.

  • Meningkatkan keunggulan daya tarik wisatamelalui pengembangan produk wisata yang unik,tradisional dan mencerminkan jati dirimasyarakat Kabupaten Siak
  • Membangun dan mengembangkan daerah tujuanwisata yang dilengkapi dengan fasilitaspendukung dan penunjang lainnya.
  • Rekstrukturisasi dan Optimalisasi penggunaanlahan pada semua sub sektor.
  • Peningkatan jumlah dan kemampuan lembagapembenihan dan pembibitan.
  • Peningkatan infrastruktur sarana pada semuasubsistem agribisnis
  • Peningkatan kemampuan SDM Pertanian baikmanajerial dan konten teknologi
  • Peningkatan akses teknologi input, produksi,pengolahan dan pemasaran
  • Penyediaan modal dengan bunga rendah danketersediaan akses pasar
  • Peningkatan kapasitas lembaga petani dan usahaagribisnis
  • Pengelolaan usaha dengan pendekatan agribisnissehingga produktivitas dapat ditingkatkan,terjadinya pengurangan biaya dan subsidi silangharga output.
  • Insentif ketersediaan pangan, akses pangan danpenyerapan pangan pada rumah tangga danindividu.
  • Rekstrukturisasi dan Optimalisasi penggunaanlahan pada semua sub sektor
  • Peningkatan jumlah dan kemampuan lembagapembenihan dan pembibitan
  • Peningkatan infrastruktur sarana pada semuasubsistem agribisnis
  • Peningkatan kemampuan SDM Perkebunan baik
  • manajerial dan konten teknologi
  • Peningkatan akses teknologi input, produksi,pengolahan dan pemasaran
  • Penyediaan modal dengan bunga rendah danketersediaan akses pasar
  • Peningkatan kapasitas lembaga pekebun danusaha agribisnis
  • Pengelolaan usaha dengan pendekatan agribisnissehingga produktivitas dapat ditingkatkan,terjadinya pengurangan biaya dan subsidi silangharga output
  • Rekstrukturisasi dan Optimalisasi penggunaanlahan pada semua sub sektor
  • Peningkatan jumlah dan kemampuan lembagapembibitan
  • Peningkatan infrastruktur sarana pada semuasubsistem agribisnis peternakan
  • Peningkatan kemampuan SDM Peternakan baikmanajerial dan konten teknologi
  • Peningkatan akses teknologi input, produksi,pengolahan dan pemasaran
  • Penyediaan modal dengan bunga rendah danketersediaan akses pasar
  • Peningkatan kapasitas lembaga peternak danusaha agribisnis peternakan
  • Pengelolaan usaha dengan pendekatan agribisnissehingga produktivitas dapat ditingkatkan,terjadinya pengurangan biaya dan subsidi silangharga output.
  • Rekstrukturisasi dan Optimalisasi penggunaanlahan pada semua sub sektor
  • Peningkatan jumlah dan kemampuan lembagapembenihan peikanan
  • Peningkatan infrastruktur sarana pada semua subsistem agribisnis perikanan
  • Peningkatan kemampuan SDM Perikanan baik manajerial dan konten teknologi
  • Peningkatan akses teknologi input, produksi,pengolahan dan pemasaran
  • Penyediaan modal dengan bunga rendah danketersediaan akses pasar
  • Peningkatan kapasitas lembaga peternak danusaha agribisnis peternakan
  • Pengelolaan usaha dengan pendekatan agribisnissehingga produktivitas dapat ditingkatkan,terjadinya pengurangan biaya dan subsidi silangharga output.
  • Mengembangkan sektor pertambangan untukpemenuhan kebutuhan dasar masyarakat
  • Restrukturisasi sektor perdagangan barang
  • Peningkatan Akses Perdagaangan Luar Negeri.
  • Meningkatkan Kemampuan Sumber DayaManusia Dalam Managerial dan KelembagaanPerdagangan.
  • Penyiapan Sarana dan Prasarana Bagi UsahaPerdagangan.
  • Meningkatkan Produktifitas dan Daya SaingProduk lokal
  • Meningkatkan perlindungan terhadap konsumen melalui pengawasan dan monitorong terhadapperedaran barang dan jasa
  • Revitalisasi Industri dan peningkatan daya saingindustri terutama industri klaster
  • Rekstrukturisasi industri melalui inovasiteknologi
  • Optimalisasi pengembangan industri denganbersinergi antara industri utama, pendukung.
  • Penyiapan sarana dan prasarana dan infrastrukturpendukung industri
  • Penyediaan dana untuk pengembangan industri
  • Meningkatkan akses teknologi produksi,manajerial dan pasar
  • Meningkatkan kemampuan SDM dalampenguasaan teknologi dan manajerial usaha dankelembagaan industri.

 

MISI III : Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan perekonomian perdesaan, pembangunan sektor ketenagakerjaan serta pemerataan dan pengendalian kependudukan.

  • Meningkatkan cakupan penanganan PMKS
  • Mengembangkan hubungan kerjasama antarlembaga sosial, masyarakat dan Pemerintah.
  • Meningkatkan kualitas transmigrasi
  • Mengembangkan UED-SP dan kelembagaanekonomi lainnya di desa
  • Meningkatkan usaha ekonomi produktifmasyarakat desa
  • Membangun dan mengembangkan ekonomimasyarakat pesisir
  • Meningkatkan peran serta dan partisipasimasyarakat dalam pembangunan wilayah desa
  • Meningkatkan kualitas kelembagaan dan usaha,kapasitas SDM, sistem pembiayaan, dan peluangpasar KUMKM
  • Meningkatkan kapasitas UMKM
  • Meningkatkan sentra-sentra produk UMKM
  • Meningkatkan kapabilitas koperasi
  • Meningkatkan kompetensi pencari kerja lokalmelalui pelatihan kerja yang berbasis kompetensiuntuk mengisi lowongan kerja yang tersedia
  • Mengembangkan silabus dan kurikulumpelatihan kerja yang mengacu pada pasar kerja.
  • Meningkatkan peran serta dunia usaha maupunlembaga – lembaga sosial untuk peningkatankompetensi pencari kerja lokal.
  • Membangun dan mengembangkan sertafungsionalisasi sarana dan prasarana pelatihankerja yang ada sesuai dengan potensi pasar kerjadan kebutuhan dunia usaha.
  • Meningkatkan informasi pasar kerja bagimasyarakat pencari kerja dan dunia usaha ataupencari kerja secara cepat dan tepat
  • Meningkatkan pemahaman kepada tenaga kerjatentang standar keselmatan kerja dan kesehatankerja.
  • Meminimalisir tingkat sengketa ketenagakerjaanmelalui jalur mediasi sengketa
  • Meningkatkan kesadaran pengusaha untukmelaksanakan aturan ketenagakerjaan melaluipenyuluhan dibidang peraturan –peraturanketenagakerjaan.
  • Meningkatkan standar pengupahan daerahmelalui kebijakan upah minimum KabupatenSiak sesuai dengan kondisi dan kemampuandunia usaha.
  • Meningkatkan pelayanan ketenagakerjaan padadaerah-daerah cepat tumbuh dan strategis
  • Mempersingkat prosedur pelayananketenagakerjaan
  • Melakukan penataan dan tertib administrasikependudukan dan catatan sipil melaluipengembangan sistem adminsitrasikependudukan catatan sipil secara terpadu danterintegrasi
  • Meningkatkan pemahaman kepada masyarakatakan arti pentingnya sistim administrasikependudukan dan catatan sipil.
  • Melakukan pendataan kependudukan secaraberkala untuk mengetahui jumlah, jenis kelamindan distribusi kependudukan
  • Mengelola sistem dan pelayanan administrasikependudukan sesuai dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik (good governance).
  • Menciptakan sistem informasi administrasikependudukan terpadu berbasis teknologiinformasi melalui komitmen berbagai pihak.
  • Menertibkan penyimpanan dokumen pendaftaranpenduduk dan pencatatan sipil
  • Meningkatkan pelayanan administrasikependudukan yang mudah, murah, cepat danterpadu.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat akan tertibadministrasi kependudukan dengan sosialisasiakan pentingnya dokumen penduduk (KTP, KKdan Akta catatan sipil)

 

MISI IV : Membangun, meningkatkan dan memeratakan pembangunan infrastruktur daerah melalui peningkatan prasarana jalan, jembatan, pelabuhan, energi listrik, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan lingkungan, penataan ruang dan perumahan.

  • Membangun jalan kabupaten secara efisiendengan kualitas baik dan mengelolanya denganbaik
  • Membangun sistem drainase, irigasi, reservoirdan jaringan air bersih berkualitas baik danmengelolanya dengan baik
  • Membangun prasarana penyediaan air baku danair bersih
  • Mengendalikan banjir secara efektif
  • Membangun infrastruktur di wilayah strategisdan cepat tumbuh secara efisien dan tepat sasaran
  • Membangun infrastruktur pedesaan untukmeningkatkan pemerataan
  • Meningkatkan pelayanan kelistrikan masyarakat
  • Membangun perumahan dan sarana/ prasaranayang memadai secara efisien dengan harga yangterjangkau
  • Mengelola areal pemakaman dengan baik danbagian dari RTH
  • Mengembangakan dan melakukan perlindunganterhadap rumah/bangunan bersejarah
  • Menyusun dokumen perencanaan tata ruangsesuai tingkatan berbasiskan data dan pemetaanyang lengkap
  • Mengendalikan dan mengawasi pemanfaatanruang sehingga sesuai peruntukan
  • Membangun sarana dan prasarana perhubungansecara efisien dengan kualiatas baik danmengelolanya secara baik
  • Menyiapkan pelayanan terhadap jasa angkutandan menjamin keamanannya
  • Menciptakan lalu lintas yang aman dan nyamanuntuk masyarakat
  • Mengelola sampah dengan baik baik di TPSmaupun di TPA
  • Mengendalikan pencemaran dan perusakanlingkungan hidup
  • Melindungi dan mengkonservasi sumber dayaalam yang memiliki nilai tinggi
  • Meningkatkan kualitas akses dan sisteminformasi untuk SDA dan LH
  • Mengendalikan kebakaran hutan dan lahan danmemperkecil dampaknya
  • Mengelola RTH khususnya di wilayah perkotaan
  • Menyediakan sistem informasi pertanahan demiterlaksananyapenataan, penguasaan, pemilikan,penggunaan dan pemanfaatan tanah
  • Menyelesaikan konflik-konflik pertanahan secaratuntas dan tidak menyisakan persoalan dikemudian hari
  • Meningkatkan pemahaman hukum masyarakattentang pertanahan
  • Meningkatkan penataan administrasi pertanahan
  • Menertibkan asset pemerintah daerah
  • Melakukan pemutakhiran data dan infomrasipembangunan sebagai bahan perumusankebijakan
  • Mengembangkan kapasitas kelembagaanperencanaan pembangunan daerah
  • Mengembangkan kawasan-kawasan strategis danpusat-pusat pertumbuhan
  • Mengembangkan kawasan perkotaan danperdesaan
  • Mengembangkan sektor ekonomi dan sosial budaya
  • Melaksanakan forum-forum kerjasama bilateraldan multilateral dengan pihak ketiga dalampelaksanaan pembangunan daerah.

 

MISI V : Mengimplementasikan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (clean government and good governance), menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pelayanan dan perizinan dan mengoptimalkan implementasi otonomi kepada desa.

  • Meningkatkan peran masyarakat dalam prosespenyusunan kebijakan publik, fungsi controlterhadap penyelenggaraan kebijakan danpelayanan publik.
  • Meningkatkan Kualitas dan kuantitas perumusanhukum daerah, kepastian hukum dan penegakanhukum daerah
  • Menigkatkan penerimaan daerah dari sektorsektorproduktif.
  • Pemetaan Potensi Ekonomi Daerah
  • Meningkatkan kemampuan aparatur pengelolakeuangan daerah
  • Pengembangan sistem pengelolaan keuangandaerah yang transparan dan akuntabel yang dapatdiakses oleh publik
  • Penataan Tupoksi organisasi pemerintah daerah
  • Penyerahan sebahagian kewenangan kepadaKecamatan dan Desa
  • Pengembangan Standar pelayanan Minimaluntuk pelayanan dan perizinan
  • Pengembangan system informasi manajemenPelayanan Publik
  • Melakukan restrukturisasi kelembagaan pemerintah daerah (struktur dan fungsi)
  • Rehabilitasi budaya birokrasi
  • Meningkatkan kapasitas kelembagaanpemerintah daerah
  • Mengembangkan sistem dan tata cara penilaian,evaluasi kinerja kelembagaan
  • Melakukan Penataan prosedur dan tata aturan
  • Meningkatkan akses publik dalam perumusandan implementasi kebijakan
  • Meningkatkan akses informasi pembangunankepada masyarakat dan mengembangkanmasyarakat sadar informasi
  • Meningkatkan sistem pengawasan dalamimplementasi kebijakan
  • Mengembangkan tingkat akurasi dan keterkiniandata pembangunan daerah
  • Melakukan penataan dan pengembanganmanajemen asset dan logistik daerah
  • Mengembangkan kecamatan sebagai kordinatorwilayah perdesaan
  • Mengembangkan produktivitas dan efisiensipembangunan daerah melalui penelitian danpengembangan
  • Mengembangkan sistem adminsitrasi kearsipandan dokumentasi daerah dan pelestariandokumen/kearsipan
  • Mengimplementasikan manajemanpenanggulangan bencana untuk mengurangiresiko bencana.
  • Meningkatkan kualitas keamanan dan ketertibanumum serta semangat bela negara
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayananaparatur
  • Meningkatkan kualitas pelayanan (kinerja)kepala daerah dan wakil kepala daerah
  • Meningkatkan kualitas dan kapasitas aparatur
  • Mengembangkan sistem dan tata cara penilaiandan evaluasi kinerja kelembagaan
  • Melakukan pemetaan batas-batas wilayah daerahdan pengendalian pemanfaatan ruang
  • Menata kelembagaan desa dan mengoptimalkanperan struktur dan fungsi organisasi
  • Membangun dan mengembangkan sarana danparasarana pemerintahan desa dan ormas desa
  • Mengembangkan regulasi daerah tentangimplementasi otonomi desa
  • Penataan regulasi tentang implementasi otonomidesa
  • Meningkatkan kapasitas keuangan desa melaluialokasi dana desa dan bantuan keuangan kepadadesa
  • Meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam
  • menjalankan dan mengelola keuangan desa
  • Meningkatkan kapasitas dan kapabilitaskelembagaan dan aparatur pemerintahan desa dan ormas desa
  • Meningkatkan kesejahteraan kepala desa,aparatur desa serta RT/RW