ASAS DAN TUJUAN

A. Adanya kepastian hukum;

Adalah asas dalam negara hukum yang meletakkan hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai dasar dalam setiap kebijakan dan tindakan dalam penanaman modal

B. Keterbukaan;

Merupakan asas yang terbuka terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur dan tidak diskriminatif tentang kegiatan penanaman modal.

C. Akuntabilitas;

Asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari penyelenggaraan penanaman modal harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

D. Perlakuan yang sama

Yang dimaksud dengan “asas perlakuan yang sama dan tidak membedakan asal penanaman modal” adalah asas perlakuan pelayaanan non-diskriminasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan baik antara penanam modal dalam negeri dan penanam modal asing maupun antar penanam modal dari satu negara asing dan penanam modal dari negara asing lainnya.

E. Kebersamaan;

Asas yang mendorong peran seluruh penanam modal secara bersama-sama dalam kegiatan usahanya untuk memujudkan kesejahteraan rakyat.

F. Efisiensi berkeadilan;

Merupakan asas yang mendasari pelaksanaan penanaman modal dengan mengedepankan efisiensi berkeadilan dalam usaha memujudkan iklim usaha yang adil, kondusif dan berdaya saing

G. Berkelanjutan;

Asas yang terencana mengupayakan berjalannya proses pembangunan melalui penanaman modal untuk menjamin kesejahteraan dan kemajuan dalam segala aspek kehidupan, yang menciptakan keadilan bagi generaasi sekarang dan generasi yang akan datang.

H. Berwawasan lingkungan;

Penanaman modal dilakukan untuk tetap memperhatikan dan mengutamkan perlindungan, pelestarian, dan pemeliharaan lingkungan hidup.

I. Kemandirian;

Yaitu asas yang dilakukan dengan tetap mengedepankan potensi bangsa dan negara dengan tidak menutup diri pada masuknya modal asing demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi.

J. Keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi daerah.

Adalah asas yang berupaya menjaga keseimbangan, kemajuan ekonomi wilayah dalam kesatuan ekonomi nasional.